Selayar, fajarsulawesi.com– Cuaca ekstrem disertai curah hujan deras berintensitas tinggi dan angin kencang, mendadak melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis, (12/6).
Hujan deras berintensitas tinggi yang disertai angin kencang kembali memicu tumbangnya pepohonan di sejumlah ruas jalan, kelurahan, desa, dan kecamatan.
Bencana pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah desa di Kecamatan Bontomanai dan menyebabkan pemadaman listrik.
Peristiwa serupa terjadi di jalur jalan poros Pelabuhan Ferry Pamatata dan Kampung Bitombang.
Pohon tumbang di Kampung Bitombang, dilaporkan sempat menimpa bangunan rumah milik Langke (Bau Ngai). Musibah tersebut, dibenarkan Kepala bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar, Muhammad Ikbal.
“Laporan kejadiannya sudah masuk dan Insha Allah, besok, kami akan turun ke lapangan melakukan penyaluran langsung bantuan logistik untuk korban yang terdampak”, ungkapnya kepada wartawan, Kamis, (12/6) malam.
Di lokasi terpisah, curah hujan deras berintensitas lebat yang sudah sejak beberapa hari terakhir mengguyur Kabupaten Selayar, turut memicu luapan drainase di jalur Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Selayar dan longsornya tanggul penahan tanah pekarangan rumah warga, di Dusun Pinang Pinang, Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai.
Bencana longsor di Dusun Pinang Pinang, telah dilaporkan secara resmi oleh Kepala Desa Bontomarannu, Andi Alang, ke Kantor BPBD, terang Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Muhammad Ikbal.
Sementara itu, angin kencang yang bertiup pada hari, Kamis, (12/6) malam, kembali memicu bencana pohon tumbang di sisi timur gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontoharu yang telah dieksekusi dan dievakuasi tim reaksi cepat (TRC) BPBD.
Proses eksekusi dan evakuasi pohon tumbang yang menutup akses bahu jalan, dilakukan tim reaksi cepat (TRC) BPBD hari, Kamis, (12/6) malam. (Ed)




